Tips kesehatan dr boyke

script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">

Friday, 22 December 2017

Ust Felix Siauw

Identitas Ruh

Yang disampaikan hati akan ditangkap hati, yang dipancarkan oleh jiwa pasti diterima oleh jiwa. Tak seperti lisan yang bisa berbohong atau wajah yang bisa dipalsukan

Wajar seseorang merasa nyaman dengan orang-orang lain yang satu hati dan jiwa dengannya, meski mereka pertama berjumpa, walaupun baru sebentar bercengkerama

Itu pula yang menjadikan kita menjadi kikuk saat berjumpa yang beda hati dan jiwa, meskipun mereka keluarga, mungkin satu rumah tapi tidak satu dalam perjuangan

Mereka yang satu hati dan jiwa, merindu walau tak berjumpa, berkawan walau belum berjumpa. Saat mereka berjumpa, mereka pastilah mencocoki satu sama lain

Dan mereka yang beda hati serta jiwa, adalah musuh sebelum berjumpa, bertikai sebelum pernah bersapa. Sebab walau dipertemukan, frekuensinya tetap berbeda

Itu pula mengapa kita mencintai mereka Muslim Palestina walau tak pernah jumpa, hanya melihat di layar, tersambung di media, tapi cinta kita tulus, bersambung hati dan jiwa

Itulah mengapa, mereka yang menyayangi ummat pasti juga disayang oleh ummat, yang tak peduli pada ummat maka tak akan mendapat bagian dari hati ummat

Hati-hati, bisa jadi lisan dan rupa seseorang begitu meyakinkan, tapi ummat tak pernah gagal menangkap sinyal hati dan jiwa. Ummat tahu siapa-siapa yang tulus perjuangannya

Apalagi mereka yang lisan dan lakunya sudah menyelisihi apa yang diperjuangkan ummat, tentu ummat takkan nyaman, takkan menerima yang semisal ini

Sabda Nabi, "Ruh-ruh itu seperti tentara yang berkelompok, jika cocok maka akrablah mereka, jika bertentangan maka berselisih mereka". Kumpulan kita tergantung ruh kita

Maka takkan nyaman mereka yang mendukung penista agama dalam #AksiBelaPalestina. Pastilah mereka berusaha untuk menimpakan keburukan pada kegiatan ini

Tapi mereka yang berkumpul di sini dengan ikhlas, akan nyaman dengan yang lainnya yang juga ikhlas, ruh mereka Allah tautkan dengan temali cinta, ukhuwah Islamiyyah

Disitu ada tawa dalam jumpa, haru dalam doa, dan rindu saat berpisah. Sama-sama mereka ada disana untuk Muslim Palestina, bukan niatan yang lain

Ust Felix Siauw

Narasi Tanpa Orasi

"Anak muda sekarang giliran kalian, ambil ini pangung, anak muda!" Ustadz Bachtiar Nasir menyemangati pemuda yang mendominasi #AksiBelaPalestina

"Ustadz Felix mana ustadz Felix sini". Saya kaget, tak menduga saya diminta orasi di panggung. Tapi jamaah sudah berteriak, "Ustadz Felix! Ustadz Felix", saya pun hampiri UBN

Komandan Nasional Kokam Mashuri membuka dengan ikrar, saya pun berdiri di panggung, mendampingi beliau. Bersiap sambil berpikir apa yang mau saya sampaikan

Tiba-tiba Kyai Cholil Nafis, MC aksi maju dan minta panggung disterilkan, semua mundur kecuali pembaca ikrar dan pemuda, termasuk saya tetap di tempat awal

Lalu datanglah Kyai Marsudi Syuhud, meminta saya mundur, disertai isyarat tangan sambil mendorong. "Antum mundur, kebelakang, mundur dulu", saya pun heran

Para asatidz banyak yang tak melihat, sebab mereka pun tampak sedang berdiskusi tentang acara. Para asatidz lain yang melihat, sambil marah menghampiri saya

Mereka tak tega saya diminta mundur dengan cara seperti itu. Mereka bahkan sepakat mengawal saya kembali ke panggung depan, saya tolak dengan halus

Saya coba merangkul dan meredakan beberapa asatidz, saya sampaikan "saya ridha, saya legowo". Lalu menyampaikan betapa acara ini disaksikan banyak mata

Bahwa #AksiBelaPalestina adalah pesan kita ke dunia tentang bersatunya kita membela saudara kita di sana, jangan sampai justru ada berita yang dinantikan musuh Islam

Yang saya tak tahan, ribuan massa meneriakkan nama saya terus menerus, haru. Saya tertunduk, tak mampu menatap mata mereka yang mengharap saya menyapa mereka

Massa tak mau reda walau MC terus mencoba mengendalikan, sampai UBN maju dan meredakan massa, barulah mereka mau mendengar, barulah acara bisa dilanjutkan

Demikian klarifikasi ini saya tulis, saya berkhusnudzann,bahwa Kyai Marsudi tentu punya pertimbangan matang, kita hormati. Yang penting persatuan semua terjaga, cukup

Yang Allah berikan lebih dari yang diambil dari kita. Persatuan, rasa cinta, rindu, Allah beri meski saya tak sempat menyapa. Narasi tanpa orasi. Alhamdulillah 'ala kulli haal!

Ust Felix Siauw

Nafsu Dikenal

Pengingat bagi diri sendiri, yang eksis di lini masa setiap hari, bahwasanya ada penyakit hati yang mengintai, bahwasanya kita sangat-sangat ingin dikenali

Merasa bangga dan berharap selalu dipuji-puji, dielu-elukan kemana pergi, inginkan semua manusia berseri-seri, saat dia menyapa dan menyambangi

Ingin nampak, ingin muncul, ingin terkenal, inginkan panggung. Semua harus saya, yang bintang cuma saya, yang hebat hanya saya, sayalah pusat alam semesta

Khawatirkan hal ini, saat bicara dia bukan mengenalkan Allah tapi mengenalkan diri sendiri, saat berlisan dia bukan membuat manusia cinta Rasulullah, tapi cintai dirinya

Sebab bila manusia sudah gila perhatian, dia terus mencari itu, bahkan dengan cara-cara yang tidak etis. Apa saya asal dia bisa dikenal, asal dia bisa muncul kedepan

Saat itu, manusia lain jadi halangan baginya. Sesak dadanya saat ada yang lebih dikenali daripada dia, gerah dirinya saat ada yang lebih diperhatikan dibanding dirinya

Sepertinya, kita harus banyak berlatih meniadakan diri, agar kita leluasa mengenalkan Allah dan Rasulullah dalam dakwah-dakwah yang kita sampaikan pada manusia

Tandanya, mereka akan senantiasa senang bila ada yang bahu-membahu dalam dakwah, senang saat ada generasi baru yang mencintai Islam dan mendakwahkannya

Indikasinya, mereka senang membantu siapapun yang ingin berkontribusi bagi Islam, tanpa memandang latar belakang, hanya karena dakwah di jalan Allah

Yang sudah lebih dulu menunjukkan pada yang baru datang, yang tua menasihati yang muda, yang muda mendobrak di depan, indahnya dakwah bila sudah karena Allah

Bila nafsu dikenal mampu dikekang, saat itulah tak ada masalah bilapun dirimu tak diketahui manusia, sebab bukan itu yang engkau harap, karena Allah Maha Mengetahui

Ust Yusuf Mansur

Toleransi Muslim Terhadap Hari Raya Ummat Lain

Faktanya, bagi ummat Nasrani, 25 Desember itu merayakan Natal (kelahiran) Yesus Kristus yang bagi mereka adalah Tuhan. Sedangkan Muslim, mengimani Yesus Kristus (Isa Al-Masih), hanya sebagai Nabi dan Rasul Allah, bukan sebagai Tuhan

Maka saat kita mengucapkan "Selamat Natal", sejatinya kita mengakui yang mereka yakini, bahwa Tuhan lahir di tanggal itu, meski kita berdalih, niat dan dalam hati saya tidak begitu

Dalam Islam, jelas-jelas ulama bersepakat bahwa haram hukumnya mengucapkan tahniah (selamat) pada hari raya dan syiar-syiar agama lain yang bertentangan dengan keyakinan kita

Toleransi adalah meyakini keyakinan kita, dan membiarkan yang lain meyakini sesuai keyakinan mereka. Beribadah dengan cara kita dan membiarkan yang lain beribadah dengan cara mereka

Karena itu, toleransi dalam hal ini, membiarkan ummat Nasrani melakukan apa yang mereka yakini tanpa mengganggu mereka. Bukan ikut-ikutan dalam perayaan mereka dalam bentuk apapun

Justru intoleransi, apabila memaksa Muslim untuk mengakui, mengucapkan selamat, atau mengikuti perayaan selain Islam. Karena mereka sudah meminta kita meyakini yang mereka yakini

Tak mengucap selamat pada hari raya pada ummat lain, bukan berarti kita harus membenci mereka, kita mencintai mereka sebagai sesama manusia, dan mendoakan mereka agar beroleh hidayah dan bersama di dalam agama yang haq, yaitu Islam

Selamat berdakwah, sampaikan pada sahabat, beginilah toleransi kaum Muslim, pada mereka yang berlainan keyakinan, saat mereka merayakan hari raya mereka

https://youtu.be/zf5WPdHfPNI

Ust Felix Siauw

Membaca Arah Penguasa Zaman Now

Seperti yang sudah saya duga, postingan saya mengenai "Toleransi Muslim Terhadap Hari Raya Ummat Lain" menuai banyak komentar, lebih dari postingan lain

Tak seperti biasanya, postingan ini menuai cukup banyak komentar yang tidak sepakat, sekitar 20% dari keseluruhan, dan lucunya kebanyakan dari yang bukan Muslim

Bila dari Muslim, biasanya tipikal akun buzzer, yang anonim, follower atau posting dibawah 10, dan biasanya digembok, lengkap dengan makian dan cacian

Yang saya ingin bahas, mengapa tema ini selalu 'diperhatikan' oleh para akun anti-Islam? Jawabannya jelas, inilah yang dimaksud dengan de-Islamisasi

Sebab hal yang paling ditakuti oleh penguasa dzalim pada saat ini adalah bangkitnya kesadaran ummat tentang Islam, jika terjadi, maka mereka tak dapat lagi berkuasa

Kasus penistaan agama selalu jadi patokan, saat Muslim sadar akan syariatnya, maka mereka tak menerima pemimpin yang bertentangan dengan Islam, itu konsekuensinya

Nah, ini jelas-jelas tidak menguntungkan penguasa yang saat ini justru didominasi oleh mereka yang dari awal menunjukkan sikap justru ingin Indonesia tanpa agama

Maka dibuatlah narasi intoleransi, radikal, ekstrim. Kepada siapa semua itu ditujukan? Sudah jelas, yakni pada Muslim yang mau menjalankan Kitabullah dan Sunnah

Maka mereka buat sebuah kampanye, kalau kamu tidak mau dikata intoleran, radikal atau ekstrim, maka jangan jadikan Islam sebagai standar perbuatan, jangan pakai agama

Hal yang sama berlaku pada kasus LGBT, intinya sama, agar kaum Muslim jangan menilai sesuatu berdasarkan agama. "LGBT itu HAM, urusan pribadi", dan bualan lainnya

Maka jangan heran, bila anda ingin terikat pada Islam, atau anda berbangga dengan simbol dan diksi Islam, maka selama itu pula anda akan jadi "musuh" penguasa zaman now

Sebab yang mereka inginkan adalah sekulerisasi, pemisahan agama dari kehidupan sosial. Dan kita pun takkan berhenti, mau dilabeli apapun urusan mereka, urusan kita pada Allah saja

Thursday, 30 November 2017

Reuni akbar 212

Mujahidin dari Ciamis siap berangkat menuju MONAS, Jakarta 2 Desember 2017
ALLOH AKBAR.... !!!!

#ReuniAkbar212
#Spirit212

Cc. @CondetWarrior @Muslim_Bersatu1 @DPWMCA_DKI @DadangSajati @Gemacan70 @sailordreamer https://t.co/cyqf22bdDf

Tuesday, 21 November 2017

Peningkatan berbuat baik

Memang baik menjadi Orang Penting, tapi lebih penting menjadi Orang Baik

*CIRI-CIRI ORANG BAIK*
*Ilmu psikologi,,,. Belajar mengenal aura jiwa manusia.*

1. Orang Baik cenderung *LEBIH BANYAK TERSENYUM.* Percaya atau tidak, kebaikan seseorang bisa ditunjukkan dari cara dia tersenyum. Mengapa? Karena semakin banyak orang tersenyum, maka *Hawa Positif akan bertebaran disekitarnya* .Selain itu, dengan tersenyum, orang akan terkesan *lebih ramah & bisa dipercaya.*

2. Pikiran-pikiran negatif seperti iri hati & dengki jarang menghinggapi orang baik.Orang Baik akan selalu *MENANAMKAN PIKIRAN POSITIF* dalam hidupnya. Bahkan saat dia mengalami masa-masa sulit sekalipun sehingga akan menyebarkan suasana nyaman.

3. Orang Baik biasanya lebih sering *MENYAPA DULUAN.* Orang baik tidak akan keberatan untuk menyapa semua orang, bahkan terhadap orang yang berbuat jahat padanya sekalipun. Orang baik selalu terhindar dari rasa *menjadi orang penting*, ingin dicari dan dibutuhkan. Dia biasanya tidak membutuhkan pengakuan orang atas kinerjanya selama ini.

4. Orang Baik *TIDAK INGIN MENUNJUKKAN BAHWA DIA BAIK.* Tapi orang jahat akan selalu membangun citra baik untuk (kekurangan) dirinya.

5. Orang Baik selalu *PINTAR MENGENDALIKAN EMOSI.* Mereka terlihat sangat sabar & toleran. Tidak mengutamakan kepentingan diri sendiri.

6. Orang Baik akan bercerita atau *MEMBAGIKAN HAL-HAL YANG BERMANFAAT* dengan tujuan memberi tahu. Bukan untuk menggiring opini publik bahwa hanya dirinyalah yang benar.

7. Orang Baik selalu menghafal 3 kata sakti. Yaitu *MAAF, TOLONG, dan TERIMA KASIH.*

8. Orang Baik tidak akan keberatan untuk mengakui kelebihan orang lain. Apalagi jika dia merasa bersalah. Mereka tidak akan segan-segan untuk *MEMINTA MAAF DAN MEMPERBAIKI KESALAHAN.*

Berbeda dengan orang jahat yang memiliki gengsi tinggi & menganggap dirinya selalu benar. Jangankan mengaku salah, menganggap orang lain berprestasi saja gengsi, Ada saja alasan untuk mencari kesalahan serta untuk menjatuhkan orang lain.Semoga kita bisa melatih diri menjadi orang sabar dalam menghadapi setiap kejahatan dan perilaku orang jahat.

*"MEMANG BAIK MENJADI ORANG PENTING, TAPI JAUH LEBIH PENTING MENJADI ORANG YANG BAIK".*

Thursday, 19 October 2017

Apa keuntungan yang didapat menjadi local guide?

Apa keuntungan yang didapat menjadi local guide?: Salam kenal saya Sofi baru gabung menjadi local guide, mau nanya keuntungan apa aja yang bisa kita dapetin saat menjadi local guide selain dibawah ini?  lalu bagaimana cara dapetin reward dibawah ini padahal saya sudah melewati level tersebut?   Tingkat 1 (0 point sampai 4 point) Mendapatkan inform...

Thank you for helping millions get around

Thank you for helping millions get around: In September, we shared how you can help millions by adding wheelchair accessibility information to Google Maps and you came out in full force—thanks for rising to the occasion! We’ll be sharing more details later this month — so keep an eye on your email — but here’s a look back at the past month: ...

Friday, 13 October 2017

Patungan buat pesawat habibi

Anda tahu Tony Stark alias Iron Man? Sebenarnya Indonesia punya tokoh seperti itu. Beneran, punya.

Terlepas dari itu, coba bayangkan Tony Stark bikin baju robot, terus foto Anda dan foto teman-teman Anda terpampang di baju robot itu. Keren nggak? Banget!

"Ah, Mas Ippho lagi ngayal." Sama sekali nggak, justru ini sangat mungkin terjadi.

Begini ceritanya. Siang itu saya kembali bertamu ke rumah Eyang Habibie, salah satu tokoh kebanggaan Indonesia. Kali ini saya mengajak teman-teman saya untuk turut hadir.

Mulai dari Pak Andrie Wongso, Mas Fadly (Padi), Mas Saptuari, Mas Mono, Pak Nasrullah (Magnet Rezeki), Mas David Chalik, Mas Dwiki Dharmawan, Mbak Ita Purnamasari, Mas Barra (TDA), sampai Pak Jafrial.

Selain mereka, tak lupa, saya mengajak ibu saya untuk menemani.

Teman-teman pernah dengar Pesawat R80? Adalah Prof BJ Habibie yang menggagas dan merancangnya. Nah, kami pun mendapat penjelasan tentang pesawat ini langsung dari beliau, di rumah beliau. Kalau Iron Man itu cuma fiktif, maka R80 BUKAN fiktif.

Konsepnya, "Kita yang bikin, kita yang urunan, dan kita juga yang pakai." Keren banget! Dan konsep ini pertama di dunia! Usia beliau sudah 80-an. Kapan lagi kita bisa bikin pesawat bareng beliau?

Bisa-bisa saja beliau mewujudkan R80 melalui tangan investor atau cara lainnya. Tapi beliau sengaja memilih pendekatan gotong-royong. Coba baca ini >> https://m.KitaBisa.com/MotivatorIndonesia

Sepertinya Anda semakin penasaran untuk ikut terlibat. Menariknya, dengan donasi minimal Rp100.000, maka foto donatur akan ditampilkan di badan pesawat R80! Wow! Lagi-lagi yang seperti ini pertama di dunia!

Dan ketika pesawat ini mengudara kelak, kita bisa bercerita dengan bangga ke anak-anak kita, "Nak, dulu Papa pernah bikin pesawat bareng Presiden ke-3 RI. Indonesia bisa, Nak."

Apalagi kemudian si anak melihat foto ayahnya terpampang di pesawat tersebut. Dengan pemahaman seperti ini, anak mana yang tidak bangga pada ayahnya dan bangsanya?

Ya, Indonesia bisa! Di hari yang mulia, mari kita sebarkan inspirasi dan kebanggaan ini. Jangan biarkan pesan ini berhenti di ponsel Anda. Teruskan!

Urgent peduli tsunami lampung banten

Urgent peduli tsunami lampung banten